oleh

Gudang Aseng DidugaTerlibat Pembelian Kayu Hasil Perambahan Hutan

 

Gudang Aseng Jalan Bintang

Rokan Hilir RIAU, Baranewsaceh.co

Perambahan Hutan masih marak di  Kabupaten Rohil Provinsi Riau khususnya di kecamatan Bangko hal ini terpantau oleh Awak Media Baranewsaceh.co, JoernalInakor.com  dan Ketua LSM Independen Nasional Anti Korupsi (INAKOR)Dewan Pimpinan Wilayah Prov.Riau di sekitar Kecamatan Bangko yang berada di dalam Gudang (PANLONG) ASENG yang Diduga sebagai penadah/Pembeli Kayu olahan berjenis papan dan Broti hasil jarahan dari Hutan pada Rabu  dini hari (03/03/2021).

Menurut keterangan salah Seorang tukang Gerobak yang mengangkut kayu hasil rambahan hutan yang tak ingin namanya disebutkan, bahwa benar kayu olahan ini akan diantar dan beli oleh Aseng, maka nya kami antar ke Gudangnya “Ungkap Tukang Gerobak tersebut.

Tambah Unandra selaku ketua LSM Inakor Wilayah riau, Para pelaku Perambahan hutan ini semakin meraja lela tanpa ada merasa bersalah, Selaku Sosial Control dari LSM Inakor, Unandra juga menjelaskan ke Awak Media, bahwa perbuatan dan kegiatannya ini melawan hukum tentang pelanggaran Undang-undang Nomor 18 tahun 2013 pasal (92)ayat (1) tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan, baik perseorangan maupun kelompok. Begitu juga pasal 17 ayat 2 huruf a, ancaman pidana kurung singkat 3 tahun dan paling lama 10 tahun dan denda paling sikit Rp.1.5.000.000.000 (satu milyar lima ratus juta) dan paling banyak Rp.5.000.000.000 (lima milyar rupiah).

Dan unandra berharap kepada pihak terkait dan penegak hukum jangan tutup mata dan jangan terindikasi pembiaran terhadap pelaku, agar ada penindakan terhadap pelaku dan dari kegiatan Perambahan Hutan ini jelas merusak hutan serta dapat menimbulkan bencana alam berdampak pada orang banyak,” imbuhnya.

kepada seluruh masyarakat kabupaten Rokan Hilir Kecamatan Bangko dan sekitarnya untuk tidak terlibat dalam segala bentuk aktivitas perambahan hutan,baik itu pengelola,penjual,pembeli ataupun jasa pengangkutan,Karena semua jenis kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang melanggar hukum dan mempunyai konsekuensi hukum yag harus di terima jika kedapatan melakukannya oleh pihak penegak hukum terkait,Tegasnya.**(Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed