oleh

GASAK HP MAHASISWI UNSRI, SUHERDI DICIDUK

SUMSEL –  Suherdi (25) terpaksa harus diamankan di Polsek Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (24/1).

Pria yang sehari-hari sebagai buruh warga Desa Salatiga Sebrang, Indralaya, Ogan Ilir ini diciduk lantaran menggasak handphone milik Natasha (21), seorang mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri).

Dari tangan tersangka petugas mengamankan satu unit handphone merk Oppo F7 youth warna merah dan satu unit sepeda motor Honda Revo BG 3501 TG.

Informasi yang didapat, Jumat pagi sekira Pukul 09.15 Wib, pelaku mendatangi kostan korban di Jalan Sarjana Blok B Rt.03 Kelurahan Timbangan, Indralaya Utara, Ogan Ilir.

Pelaku masuk dalam kosan korban yang pintunya sedang terbuka dan melihat 1 Handphone merk Oppo F7 yang terletak di samping tempat tidur korban.

Pelaku langsung masuk mengambil handphone korban yang pada saat itu korban sedang berbaring di kasur. Sadar handphone miliknya diambil, korban langsung mengejar pelaku yang menggunakan motor dan sempat terseret motor pelaku.

Pelaku pun lolos dan berhasil membawa handphone milik korban. Akibat terseret, korban mengalami luka ringan.

Jajaran Polsek Indralaya yang dipimpin oleh AKP Helmi Ardiansah ,SH.MH didampinggi Kanit reskrim polsek indralaya IPDA Supriadi Garba SH dan anggota yang sedang patroli mendapat laporan tersebut langsung menindaklanjuti.

Tidak butuh waktu lama, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil membekuknya. Pelaku kini diamankan di Polsek Indralaya.

Kapolres OI, AKBP Imam Tarmudi, SH, S.IK melalui AKP Helmi Ardiansah ,SH.MH didampinggi Kanit reskrim polsek indralaya IPDA Supriadi Garba SH membenarkan penangkapan tersebut.

“Ya, saat itu sedang patroli dan mendapatkan informasi adanya pencurian. Kita lakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti hasil kejahatan,” ungkapnya.

Kapolsek menambahkan, dari catatan yang didapat, pelaku disinyalir sebagai spesialis pencurian lantaran sudah melakukan lima kali pencurian.

“Tercatat ada lima kali kejahatan yang dilakukan pelaku, bukan hanya handphone melainkan juga laptop yang diduga milik mahasiswa. Pelaku menyasar kost kosan. Kini pelaku dalam pemeriksaan petugas,” pungkasnya.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed