oleh

DPD KNPI NTT & SLM Farm Menanam 5000 Sereh Merah Dengan Tagline ” Saya Muda, Saya Bertani, Saya Usaha dan Tidak Takut Kotor”

Oelamasi – BARANEWS INDONESIA. Hari sumpah pemuda tahun ini, Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (DPD KNPI NTT) versi Noer Fajriansah dengan thema “ saya muda, saya usaha, saya bertani dan berani kotor ” mengisi hari sumpah pemuda dengan kegiatan aksi nyata penanaman 5.000 rumpun sereh merah di Oelamasi bekerja sama dengan SLM Farm pada Rabu, 28 Oktober 2020.

Sekretaris Caretacker NTT Yoyarib Mau mengemukakan, momentum hari sumpah pemuda merupakan semangat nasionalisme / kebangsaan yang sekarang hanya terkumpul / terlihat di dunia maya atau layar hp saja tetapi relasi sosial mengalami kebuntuan. Hari ini merupakan sebuah pilihan yang tidak lasimnya terjadi tetapi pilihan ini sebagai bentuk bagaimana kita sebagai pemuda menggerakan spirit agraria yang dulunya di kenal sebagai daerah pertanian tetapi mulai memudar atau jarang turun ke lahan pertanian / turun memegang tanah.

“Jadi,secara budaya masyarakat pun harus dievaluasi agar generasi muda tidak lagi menjadi mimpi. Pilihan akhirnya jelas yaitu mendorong pemuda untuk lebih memahami pertanian dari kecil dengan menjadikan bertani sebagai budaya masyarakat” tegas Yoyarib.

Owner SLM Farm, Stefani Loemau menyatakan memperingati hari sumpah pemuda sebagai anak muda membangun semangat kita dengan bertani dan jangan malu untuk bertani. Berani kotor itu keren dan sebagai anak muda jangan ragu untuk bertani dimulai dari rumah tangga yaitu menanam pada halaman rumah dengan tanaman seperti tomat, Lombok, sereh dan lainnya sebagai bumbu dapur kita, tanah kita yang subur ketika tanaman dirawat dengan baik pasti tubuh dengan baik.

“Kebun Oelamasi yang saya tekuni kurang lebih 2 tahun terakhir dan lebih memilih menetap di Kupang / Timor (NTT). Gerakan menanam milenial ini juga sebagai bentuk penguatan di sektor pertanian, Semangat muda jangan pernah kendor dalam berusaha yakin bahwa usaha bertani dan berusaha pasti tidak sia-sia mendapatkan hasil yang memuaskan kutip ayat dalam alkitab bahwa apa yang kita tabur pasti akan kita tuai,” ungkap Stefani.

Ketua Caretacker NTT Pius Bria Agustinus dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan penanaman 5000 sereh mengungkapkan, Momentum hari ini luar biasa karena kita merayakan hari sumpah pemuda merupakan hari kebanggaan kita dan patut kita syukuri bahwa di sinilah tongkat – tongkat perjuangan pemuda di mulai hari ini dimana lahirlah ikrar sumpah pemuda. Spirit dan semangat pemuda itu harus tetap ada, harus menjadi fondasi utama dari setiap pergerakan dan perjuangan kita sebagai kaum muda.

“Hari ini kita dihadapkan oleh tantangan yang luar biasa dengan tantangan perkembangan teknologi yang begitu pesat dan saat ini kita tidak punya alasan lagi untuk tidak melakukan sesuatu. Harapannya kita pastikan satu langkah yang lebih maju lagi sebagai anak muda, kita harus menentukan apa yang kita raih masa depan Karena masa – masa yang akan datang merupakan masa yang sulit untuk saling bersaing satu sama lain untuk itu mari kita jaga sama – sama membangun semangat persatuan dengan menjaga bangsa ini untuk tetap utuh untuk mengembangkan potensi – potensi yang kita punya dalam diri kita masing-masing guna bagi diri kita, gereja, bangsa dan Negara. Semangat hari ini perlu kita tunjukan dan bangkitkan kepada kaum muda di NTT bahwa anak muda jangan ragu untuk bertani dan berusaha karena kita lahir dari anak petani, ” tegas Pius.

Penulis : Enos Tanu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed