oleh

DINDING TANAH SUNGAI SERUWAY KRITIS, JALAN BANDREK TERANCAM PUTUS

Foto, dokumentasi (aw)

Patumbak | Baranews : Kondisi talud atau dinding sungai Seruway yang berada didusun 4 desa Lantasan Lama kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang, semakin memprihatinkan dan rawan longsor, Ketahanan badan jalan Bandrek yang pada tahun 2019 telah diaspal oleh Dinas PUPR Deli Serdang, dimana talud yang sudah mengalami kerusakan sejak awal tahun 2020 lalu ini telah dilakukan penanganan secara darurat oleh instansi tersebut dibulan Pebruari 2020, namun pantauan awak Reporter Baranews pada hari Minggu 28-02-2020 pukul.12:30 wib, terlihat pada lokasi longsor timbunan goni berisi pasir dan tanah, coran semen yang sudah pecah dan retak, juga cerocok bambu untuk penahanan sisa aspal yang ada, namun permukaan timbunan goni belum rata dengan permukaan jalan.

Menurut salah seorang warga, C,Silalahi yang berada tidak jauh dari talud sungai jalan yang rawan longsor itu, saat dikonfirmasi awak media Reporter Baranews, mengatakan “,Penanganan perbaikan talud sungai yang rawan rusak ini dengan goni berisi pasir dan tanah dilakukan oleh pihak pekerja dari dinas PUPR Deli Serdang dua minggu lalu, bulan 6 ini kabarnya akan dibronjong oleh dinas PUPRDS “. ujar C.Silalahi yang juga biasa dipanggil Opung Kolam, juga mengaku sudah 6 tahun tinggal didusun 4 desa Lantasan Lama kecamatan Patumbak, Minggu 28/02-2021 jam 13.50.

Sementara salah seorang warga setempat lainnya M.Siregar, mengatakan “,Talud sungai yang rusak ini lebih baik dibronjong (Rangkaian Kawat Berisi Batu Kali-red) agar tidak terjadi abrasi lagi pada talud sungai ini”, ujarnya dilokasi yang sama,minggu 28/02-2021 jam 14.00 wib.

Menurut sumber yang enggan disebut namanya, rusaknya talud sungai Seruway ini sudah lama sekitar bulan Pebruari tahun 2020 lalu dan sudah pernah ditangani oleh pihak Dinas PUPR Deli Serdang melalui anggota Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) wilayah V namun masih bersifat penanganan sementara, yaitu penanganan dilakukan dengan pemasangan cerocok bambu dan goni berisi pasir serta tanah dan penanganan yang baru ini dilakukan pada bulan lalu, Jelas Sumber kepada Baranews saat dikonfirmasi, Senin 01 /03-2021 pukul 14.32 wib via telpon seluler.

Foto, jalan bandrek coran semen yang pecah dan retak

Kepala desa Lantasan Lama kecamatan Patumbak, Mulkan saat dihubungi Via Telpon Senin 01/03-2021 pukul 15.55 wib, Tidak mengangkat telepon selulernya, namun ketika awak media Baranews mengirim pesan singkat, menanyakan tentang talud sungai yang rusak tersebut, Apakah ada diusulkan pihak desa di Musrenbang di kecamatan, Mulkan menjawab “sudah” tulisnya melalui whatsApp kepada Reporter Baranews,Senin 01/03-2021 pukul 16.00 wib.

Kepala UPTD wilayah 5 dari Dinas PUPR Deli Serdang, Budiman, ketika dihubungi awak media Baranews Via Telpon genggam, Senin 01/03-2021 pukul.15.38 wib, Tidak Menjawab. Lalu lewat pesan singkat WhatsApp dari reporter Baranews untuk mengkonfir tentang talud sungai Seruway yang rawan longsor tersebut, sama sekali juga Tidak ada Jawaban, Senin 01/03-2021 pukul 14.41 wib.

Kepala desa Lantasan Lama Mulkan, kembali dihubungi reporter Baranews Via WhatsApp, Selasa tanggal 2 Maret 2021 pukul.11.28 wib, Tidak menjawab panggilan telpon seluler dari awak media ini.

Kepala Dinas PUPR Deli Serdang, Heriansyah Siregar, yang dikonfirmasikan Baranews melalui pesan singkat ke nomor WhatsApp, sehubungan dengan tindak lanjut terhadap talud sungai Seruway didesa Lantasan Lama kecamatan Patumbak, juga Tidak membalas pesan singkat dari Baranews, menurut sumber kewenangan penanganan terhadap sungai Seruway ini adalah pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera II (BWS II) yang beralamat di jl.Jendral A.Haris Nasution di Medan.

Namun belum diperoleh keterangan dari instansi dinas PUPR Deli Serdang apakah sudah melakukan kordinasi atau pemberitahuan ke BWS II di Medan, sehubungan abrasi talud sungai yang mengancam keberadaan badan jalan yang sudah dihotmix tahun 2019 lalu hingga berita ini di Terbitkan.

Reporter. (Aw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed