oleh

Debat Cakada, KPU Mabar Abaikan Prokes Covid-19

Debat Publik Pilkada Manggarai Barat di Aula Grend Prundi, Selasa (1/12/2020). Foto Rikardus Nompa.

LABUAN BAJO- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai Barat mangabaikan tata protokol kesehatan Covid-19 pada pelaksanaan debat publik kandidat calon bupati dan wakil bupati Manggarai Barat pada Selasa, 1 Desember 2020.

Pantauan Baranewsaceh.co, di pintu gerbangan masuk bagian depan dan samping Hotel Green Predicator Unitatis Mundis (Prundi), Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur, tidak disediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer.

Sambutan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai Barat, Robertus Din di Aula Grend Prundi, Selasa (1/12/2020). Foto Rikardus Nompa.

Hal serupa, tidak ada petugas yang memegang termogran untuk mengukur suhu tubuh dari pihak yang hendak memasuki tempat berlangsungnya kegiatan debat tersebut.

Rudianto Zaynudin, Pembawa Acara Debat Publik, Selasa (1/12/2030). Foto Rikardus Nompa.

Terlihat kiri kanan ruas jalan Kompleks BTN Prundi- Puncak Waringin dipenuhi kendaraan roda dua dan roda empat hingga ke badan jalan.

Kembali terpantau, halaman bagian dalam Hotel Green Predicator Unitatis Mundis (Prundi), dipenuhi dari berbagai pendukung masing-masing paslon terlihat mengelompok tanpa mengikuti protokol kesehatan (Prokes) seseuai Surat Edaran Nomor: Posko Covid-19/1242/XI/2020 ditunjukan kepada seluruh masyarakat Se-Kabupaten Manggarai Barat tanpa terkecuali yang keluarkan Bupati Manggarai Barat, Minggu (29/11/2020).

Moderator Debat Publik Cakada Agustinus Jalong, Dosen Fisipol Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Selasa (1/12/2020). Foto Rikardus Nompa.

Penelusuran lebih lanjut, terlihat tepat disamping Aula Hotel Green Predicator Unitatis Mundis (Prundi), tempat cuci tangan dan hand sanitizer tersedia dalam jumlah terbatas. Awal-awalnya pihak yang hendak memasuki aula debat berlangsung terlebih dahulu di ukur suhu tubuhnya. Selanjutnya dibebaskan keluar masuk tanpa awasi ketat.

Calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat, Ir.Pantas Ferdinandus-Hj.Andi Riski Nur Cahya D (Pantas-Riski) Nomor Urut 1.

Terekam kamera awak media Baranewasaceh.co, acara yang di siarkan langsung dari Hotel Grend Prundi Labuan Bajo, dipandu oleh Rudianto Zaynudin pembawa acara yang kerpa dijuluki cetar membahana, kian membacakan profil masing-masing peserta Cakada hingga menyapa insan pers. Hal luar biasa kembali terekam yakni abaikan pemakaian masker hingga sambutan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Robertus Din dan Moderator saat memandu debat.

Diketahui, Masker Bedah dikenakan masing-masing peserta debat yang mempunyai kemampuan memfiltrasi virus 25% di tanggalkan tanpa adanya jaga jarak saat itu.

Menyikapi hal ini, Humas KPU Manggarai Barat Khris Bheda saat ditemui sejumlah wartawan, mengakui adanya kerumunan massa saat debat berlangsung.

Terciptanya kerumunan massa di dalam ruangan atau di luar ruangan debat dikarenakan tingginya animo masyarakat untuk menyaksikan lebih dekat jalannya debat tersebut, tuturnya.

Calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat, drh.Maria Geong, P.hD-Silverius Sukur,SP (MISI) Nomor Urut 2.

Hal ini menurutnya juga dikarenakan terganggunya jaringan saat melakukan siaran langsung di beberapa platform media sosial yang telah disiapkan.

“Soal kerumunan tadi memang diluar kapasitas dan kemampuan kami juga sebagai penyelenggara, karena kita tadi bayangkan akan fokus sesuai yang boleh masuk tadi itu. Misalnya masing – masing paslon jumlahnya empat. Misalnya kayak teman – teman pers itu kan ID card berlaku hanya untuk 10 orang dan itu bergantian. Tapi sekali lagi mungkin bisa jadi karena debat ini satu kali, animo publik Itu besar, disisi lain problem terkait penyerbarluasan siaran yang terganggu sehingga banyak publik yang datang menonton langsung. Ini yang tidak kita antisipasi sejak awal,” tukasnya.

Dilansir dari Matanews.net, Selasa (1/12) Malam, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Yohanes Johan, A.Md,Kep menyebutkan, 12 kasus baru yang terpapar virus Corona adalah dr.MCDS (29) perempuan, MDJ (30) perempuan, AKM (32) perempuan, MYW (33) perempuan, UA (37) perempuan, MS (34) perempuan, H (36) perempuan, dr.MOG (27) perempuan, ESM (50) perempuan, H (45) laki-laki, DAMN (29) Perempuan, SB (44) Perempuan).

“Tujuh petugas kesehatan itu kontak erat dengan para pasien positif covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Komodo. Mereka petugas terbaik yang selalu setia bersama kami menjalankan tugas selama ini. Mereka bekerja di garda terdepan berjuang sekuat tenaga menghentikan laju penyebaran covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat. Tapi kini petugas kami terpapar”, imbuhnya.

Yohanes tidak kuasa menahan kesedihannya lantaran petugas kesehatan yang setia bersamanya menangani penyebaran virus corona di Kabupaten Manggarai Barat sejak Februari hingga hari ini.

Paslon Edistasius Endi, SE-dr.Yulianus Weng, M.Kes (Edi-Weng) Nomor Urut 3

Yohanes menjelaskan lagi, dengan penambahan 12 kasus baru tersebut, total 28 kasus positif covid-19 yang sedang dirawat. Sembuh 72 kasus. Meninggal dunia 1 kasus. Total sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat sejak Maret hingga hari ini, Selasa, 1 Desember 2020 sebanyak 101 kasus.

Terhadap lonjakan kasus positif covid-19 di Kabupaten Mabar selama dua pekan terakhir, Yohanes meminta masyarakat, pemerintah Mabar dan semua pihak agar mematuhi protokol kesehatan.

“Ini tidak main-main. Penyebaran covud makin gila seperti ini dalam waktu satu minggu dengan jumlah kasus yang melonjak. Saya sangat menyesal kalau yang lain patuh, yang lain masa bodoh. Protokol kesehatan jangan dianggap sepele. Masyarakat jangan masa bodoh. Pemerintah juga jangan apatis. Ini bukan masalah Dinas Kesehatan. Ini masalah kesehatan kita semua”, ujarnya.

Paslon Andrianus Garu, SE-Anggalinus Gapul (AG) Nomor Urut 4.

Data kasus covid-19 tiga hari terakhir:

1. dr.MCDS (29) Perempuan alamat Wae Medu, RT 001/RW 001, Kel. Wae Kelambu, Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Status Kontak erat transmisi lokal SW (Nakes RSUD Komodo). Tempat pemeriksaan TCM RSUD Komodo. Tempat perawatan isolasi mandiri.

2. MDJ (30) Perempuan alamat Wae Kesambi, RT 002/RW 001, Desa Batu Cermin, Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Status kontak erat SW (Nakes RSUD) transmisi lokal. Tempat pemeriksaan TCM RSUD Komodo, 29/11/2020 (Positive). Tempat perawatan isolasi mandiri.

. AKM (32) Perempuan alamat Nggorang, RT 004/RW 001, Desa Nggorang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Status kontak erat SW (Nakes RSUD) transmisi lokal. Tempat pemeriksaan TCM RSUD Komodo. 29/11/2020 (Positive). Tempat perawatan isolasi mandiri.

4. MYW (33) Perempuan alamat Gorontalo, RT 003/RW 001, Desa Gorontalo, Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Status pasien kontak erat SW (Nakes RSUD) transmisi lokal. Tempat pemeriksaan TCM RSUD Komodo 29/11/2020 (Positive) Tempat perawatan isolasi mandiri.

5. UA (37) perempuan alamat RT 003/RW 001, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo.

6. MS (34) perempuan alamat Kabupaten Manggarai Barat.

7. H (36) Perempuan alamat Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

8. dr.MOG (27) perempuan alamat Manggarai Barat.

9. ESM (50) perempuan alamat Manggarai Barat.

10. H (45) laki-laki alamat Manggarai Barat.

11. DAMN (29) Perempuan alamat Wae Nahi, Desa Wae Kelambu, Kecamatan Komodo.

12. SB (44) Perempuan alamat Manggarai Barat.

Diberitakan media ini sebelumnya, Satu pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama Komodo dilaporkan meninggal dunia dengan status positif Corona, Senin (30/11).

Hingga turunkan berita ini, berberapa pihak tidak berhasil dikonfirmasi. (Rikardus Nompa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed