oleh

BMKG Keluarkan Peringatan Dini di Wilayah Manggarai Barat

LABUAN BAJO, BARANEWS – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Meteorologi Komodo Manggarai Barat mengeluarkan peringatan dini terhadap cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, pada Selasa (30/11/2021).

Informasi peringatan cuaca ekstrem ini disampaikan BMKG melalui laman resminya di BMKG Manggarai Barat. Dikutip Baranewsaceh.co, Rabu (01/12/2021) malam, prospek cuaca satu Minggu kedepan untuk wilayah Manggarai Barat terhitung sejak tanggal 30 November 2021 hingga 6 Desember 2021.

Stasiun Komodo Manggarai Barat merilis, posisi matahari saat ini berada di Belahan Bumi Selatan (BBS) menyebabkan Indonesia pada umumnya sudah memasuki musim hujan termasuk Manggarai Barat. Posisi pembentukan awan-awan konvektif mulai meningkat dengan potensi hujan sedang – lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat.

Tekanan udara di wilayah Indonesia pada umumnya berkisar antara 1008 – 1010 hPa. Tekanan udara di wilayah Asia berkisar antara 1010 – 1028 hPa sedangkan di wilayah Australia berkisar antara 1008 – 1024 hPa.

Suhu muka laut di wilayah NTT umumnya berkisar antara 30.0°C – 32.0°C dengan anomali suhu muka laut di wilayah NTT berkisar antara 1.0°C hingga +2.0°C. Kondisi cuaca umumnya Cerah Berawan hingga Hujan Ringan.

Berpotensi hujan Ringan hingga Lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang berdurasi singkat. Suhu udara berkisar dari 20 – 33°C, kelembaban udara berkisar antara 65 -95% dan angin bertiup dari Barat Daya – Barat Laut dengan kecepatan angin 10 – 30 km/jam.

Stasiun Komodo Manggarai Barat menyebutkan, wilayah yang berpotensi hujan sedang – lebat dibeberapa wilayah di Manggarai Barat, antara lain, Kecamatan Komodo, Boleng, Mbeliling, Sano Nggoang, Lembor, Lembor Selatan, Welak, Pacar, Macang Pacar, Kuwus, Kuwus Barat dan Ndoso.

Tidak hanya itu, Stasiun Komodo Manggarai Barat juga mengeluarkan peringatan dini terkait waspada potensi terjadinya hujan yang dapat sertai kilat/petir dan angin kencang sesaat. Selanjutnya waspada potensi terjadinya Puting Beliung yang menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. [RN]

Connects once per page in :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed