oleh

Bareskrim Polri Selidiki Mark Up Pengadaan Alat CT Scan RSUD Surabaya

DATA TERKINI COVID-19 NASIONAL

Global

2273
Confirmed
198
Deaths
164
Recovered

Jakarta, Baranewsaceh.co –  Bareskrim Polri saat ini menyelidiki kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan Cath Lab dan belanja alat kedokteran CT Scan bermerek GE (General Electronics) di RSUD dr Mohammad Soewandhie, Surabaya, Jawa Timur.

Aparat Kepolisian menyatakan saat ini masih melakukan proses penyelidikan terkait perkara tersebut. Diduga kasus ini terjadi sekitar tahun 2012.

“Masih dalam proses sidik,” tegas Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (08/08/19).

Terlebih dalam melakukan penyelidikan ini, Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri sudah melayangkan panggilan pemeriksaan kepada Direktur PT GE Operation Indonesia Mohamed Harris Bin Izmee.

Diketahui, pengadaan CT scan dan cath lab senilai Rp31 miliar lebih di RS dr Soewandhie diduga di-mark up. Pengadaan satu unit CT scan merek GE dimenangkan PT Dian Graha Elektrika dengan nilai Rp14,426 miliar.

Tetapi informasi yang diperoleh bahwa harga satu unit CT scan merek GE tersebut hanya berkisar USD250.000 atau sekitar Rp2,7 miliar. Jika ditambah tarif fee on the boat (FOB), termasuk asuransi barang, pajak, bea masuk dan lain-lain, diperkirakan maksimal mencapai Rp1,5 miliar.

Sehingga total biaya mendatangkan satu unit CT scan mencapai sekitar Rp4,2 miliar saja. Namun Pemkot Surabaya harus membayar Rp14,426 miliar dari APBD.  (ym/sw/hy)

UPDATE COVID-19

INDONESIA

2273
Confirmed
198
Deaths
164
Recovered

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed