oleh

Apakah Pemerintah Aceh Mementingkan Pesawat Dari Pada Kesejahteraan Masyarakat

 

Penulis : Muslim Arpan/Mahasiswa ilmu Politik. Fisip UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Baru baru ini kita di gemparkan akan kehadiran 4 pesawat N219 di Aceh pada tahun 2021.

Dimana dikatakan, pemerintah Aceh pesawat yang akan di beli untuk menjadi ambulan terbang bagi masyarakat.
Seharusnya pemerintah Aceh mendahulukan kepentingan masyarakat.

Masyarakat Aceh saja belum merasakan kesejahteraan baik dalam menikmati bidang infrastruktur di berbagai daerah dan pelosok negeri.

Saya pikir pembelian pesawat ini nantinya tidak akan dijadikan ambulance udara melainkan untuk kepentingan pribadi, walaupun nanti dijadikan sebagai pesawat ambulance pasti hanya untuk para pejabat tinggi Aceh saja bukan untuk masyarakat.

Pemerintah Aceh juga mengatakan bahwa Aceh menjamin kesehatan masyarakat dengan kehadiran pesawat ini. Di Aceh juga masih ada kampung yang sangat sulit di jalani oleh mobil apalagi menggunakan pesawat.

Dan bagaimana pemerintah menjamin kesehatan masyarakat masih menempati rumah yang tidak layak di huni, darimana masyarakat mau sejahtera dan sehat sedangkan lingkungannya dan kebutuhan hidupnya saja belum terpenuhi.

Pemerintah Aceh juga membuang pesawat ini kan digunakan untuk mencegah perambahan hutan bagaimana masyarakat tidak melakukan perambahan hutan itu salah satunya untuk menjadi lahan pencaharian pendapatan untuk kelangsungan hidupnya.

Seperti yang di atas tadi karna pemerintah belum memberikan kebutuhan yang seharusnya diberikan cobak saja pemerintah Aceh sudah memenuhi kebutuhan tersebut maka dijamin masyarakat Aceh tidak akan lagi merambah hutan.

Tidak ada masyarakat Aceh yang ingin merambah hutan ya sendiri ini disebabkan karena untuk menyambung kebutuhan kelangsungan hidup.

Semua orang juga pengen duduk dirumah tanpa harus pergi kehutanan semua orang juga pengen duduk pegang pulpen di kantor bukan megang Cangkol yang di inginkan masyarakat Aceh.

Seharusnya pemerintah Aceh mendahulukan rumah duafa untuk pakir miskin bukan pesawat. masyarakat saja belum sejahtera malah belik pesawat yang melibatkan APBA.

Padahal rumah duafa yang di perlukan masyarakat bukan pesawat,percuma pemerintah Aceh membeli pesawat tapi bukan masyarakat yang menikmati melainkan pemerintah.

Jika kita bandingkan uang yang di keluarkan pemerintah Aceh membeli pesawat dan membangun rumah duafa lebih besar uang yang digunakan pemerintah dibandingkan untuk membangun rumah duafa.

Masyarakat Aceh lebih membutuhkan rumah duafa untuk kebutuhan hidup dan yang menjamin kesehatan masyarakat.
Untuk apa bersaing untuk membeli pesawat lebih baik pemerintah Aceh bersaing mensejahterakan rakyat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed