oleh

Aksi Ricuh di Bandung Didalangi Kelompok Anarko

DATA TERKINI COVID-19 NASIONAL

Global

2092
Confirmed
191
Deaths
150
Recovered
Massa membakar pembatas jalan di Jalan Diponegoro (depan Gedung Sate) dalam aksi unjuk rasa, Selasa (24/9/2019).(KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANI)

Jakarta, Baranewsaceh.co –  Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri mengatakan aksi menolak RKUHP dan Revisi UU KPK yang berujung ricuh di depan Gedung DPRD Bandung, Jawa Barat, Senin diduga disusupi oleh kelompok anarko.

“Kita sudah dapat informasi anarko masuk lagi di situ, yang memprovokasi terjadinya bentrokan, ada sembilan orang anggota kepolisian yang terluka kepalanya akibat lemparan batu,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo di Jakarta Selatan, Selasa (24/9).

Diketahui pada aksi yang berlangsung kemarin di depan Gedung DPRD, Bandung, berakhir ricuh. Mahasiswa juga melempar batu ke arah barikade polisi yang berjaga di sana.

Kemarahan mereka diduga karena anggota DPRD Jabar yang keluar menemui massa hanya berjumlah dua orang. Massa pun berusaha untuk menerobos masuk ke gedung tersebut.

Karo Penmas menjelaskan aksi yang berlangsung hingga malam berpotensi disusupi. Maka itu pihaknya mengimbau supaya aksi harus taat pada Pasal 6 UU Nomor 9 Tahun 1998.

Isi dalam pasal tersebut, Brigjen Pol. Dedi Prasetyo melanjutkan, harus dipahami oleh masyarakat supaya tidak terjadi bentrokan dan hal-hal anarkis.

“Aparat kepolisian berdasarkan UU 9 tahun ’98 bisa gunakan pasal 12, membubarkan demo untuk kepentingan umum yang lebih luas,” tutur Brigjen Pol. Dedi Prasetyo .

Sementara itu, pihaknya juga sudah mengetahui kelompok mana saja yang susupi aksi di Jakarta hingga berujung rusuh.

“Anarko pasti bermain lagi di Bandung. Di Jakarta kita sudah tahu juga ini kelompok ini yang main nih, kalau ada yang rusuh berarti kelompok ini. Keras pokoknya, kelompok keras itu,” tutup Karo Penmas. Py/sw/hy

UPDATE COVID-19

INDONESIA

Confirmed
Deaths
Recovered

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed