oleh

50 PESERTA IKUTI PELATIHAN SERTIFIKASI “SERTIFIED MANAGER”

 

TANGERANG, BARANEWS  – Sebanyak 50 orang peserta pelatihan sertifikasi “sertified Manager” dari berbagai latar belakang mulai dari Mahasiswa, Guru, Dosen, Pengusaha dan Pegawai Swasta serta Sipil mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh AR Learning Center

Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 2 sampai 7 April 2021 melalui Group WhatsApp dan Google Meet hal ini dilakukan agar tidak adanya tatap muka menghindari penyebaran wabah Covid 19.

Kegiatan Pelatihan yang dipandu Moderator Sdri Fresty Zulianingsih dan dilanjutkan Paparan Materinya seorang Coach dan juga Owner AR Learning Center Mas Andre Haryanto menyampaikan materi dengan semangat dan antusias bahwa Manager adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengkoordinasikan guna mencapai sasaran serta fungsi manager

Perusahaan melaksanakan fungsi-fungsi sebagai fungsi perencanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi pelaksanaan kerja dan fungsi pengawasan. Di akhir paparan hari kedua, Coach Andre memberikan kesempatan kepada 5 (lima) orang penanya

Salah satu peserta pelatihan mendapatkan kesempatan bertanya dalam WhatsApp Group diantaranya adalah Nanang Chaeroni, S.Pd., M.Pd peserta dari Kabupaten Tangerang yang juga Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cikupa, menanyakan tentang Spesifikasi tingkatan manager adalah point penting dalaam suatu perusahaan, mohon penjelasan?. Manajer merupakan seseorang yang bekerja sama dengan orang lain dengan cara mengorganisasikan kegiatannya secara bersama sama untuk merealisasikan tujuan perusahaan.

Umumnya manajemen mempunyai tanggung jawab dan tugas yang sama, yaitu melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan serta pengendalian” Jawab Mas Andre Haryanto. Tetapi jika dilihat dari sisi level manajemen atau tingkatan manajemen bisa dibagi kedalam tiga jenjang manajemen sesuai fungsi dan tugasnya, yaitu:

1.Manajemen Puncak | Top Level of Management. Manajemen puncak (top level management) adalah tingkat manajemen yang paling atas dan memiliki otoritas tertinggi pada sebuah organisasi perusahaan dan bertanggungjawab langsung kepada pemilik perusahaan. Umumnya, manajemen puncak hanya bekerja pada tatanan konseptual dan pemikiran, bukan pada hal hal teknis. Manajemen puncak memiliki kewenangan yang paling besar diantara manajemen pada tingkatan lainnya.

Manajemen puncak berhak untuk memilih, mengangkat, memberhentikan manajemen yang berada dibawah otoritasnya. Contoh tingkat manajemen puncak adalah CEO (Cheif Executive Officer), GM (General Manager) atau yang sering pula disebut presiden direksi (presdir).

Direksi merupakan perwakilan dari pemilik perusahaan atau pemegang saham, mereka dipilih oleh pemegang saham perusahaan, dan CEO dipilih oleh dewan direksi perusahaan. Apa saja yang dilakukan oleh manajemen puncak ?

Tugas Manajemen Puncak, Setidaknya terdapat peran dan tugas manajemen puncak, seperti: Menyusun dan menetapkan rencana perusahaan, Menentukan tujuan perusahaan, Mengatur manajemen yang berada dibawah posisi manajemen puncak, Memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan, Bertanggungjawab atas semua yang dilakukan oleh manajemen dibawahnya.

2. Manajemen Tingkat Menengah | Middle Level of Management. Manajemen tingkat menengah berada pada tengah tengah dari hirarki manajemen pada sebuah perusahaan.

Manajemen ini dipilih oleh manajemen puncak dan anajemen tingkat menengah bertanggungjawab atas pelaksanaan rencana yang sudah ditentukan oleh manajemen puncak. Berbeda dengan manajer puncak, manajer tengah cenderung bekerja mengandalkan kemampuan manajerial dan hal teknis.

Kurang membutuhkan ketrampilan yang sifatnya konseptual. Manajemen tingkat menengah membawahi dan mengarahkan kegiatan manajer dibawahnya. Manajemen pada tingkat ini bertanggung jawab terhadap kegiatan yang dilakukan oleh tingkatan manajemen yang lebih rendah dan bahkan terkadang terhadap beberapa karyawan operasionalnya.

Contoh tingkatan manajemen tengah adalah : Kepala departemen atau HOD. Contohya: manajer keuangan, manajer pembelian, manajer produksi. Manajer cabang. Seperti kepala cabang unit Junior executive. Contoh : asisten manajer pembelian, asistem manajer keuangan, asistem manajer produksi.

Contoh tugas dan peran manajemen tingkat menengah sebagai berikut : Menjalankan perintah, kebijakan, rencana yang telah disusun oleh manajemen puncak, Memberi saran atau rekomendasi kepada manajemen puncak, Mengkoordinasikan seluruh kegiatan semua departemen yang ada, Berkomunikasi dengan manajemen puncak dan manajemen tingkat yang lebih rendah posisinya Mempersiapkan rencana jangka pendek, umumnya disusun hanya untuk 1 hingga 5 tahun Mempunyai keterbatasan tanggung jawab dan wewenang karena manajemen tingkat menengah ini merupakan perantara manajemen puncak dengan manajemen yang lebih rendah. Bertanggung jawab secara langsung kepada dewan direksi dan CEO perusahaan. 3. Manajemen Lini Pertama (First Line Management).

Manajemen lini pertama (low Level Management) adalah tingkatan manajemen yang paling rendah dalam sebuah perusahaan. Manajemen ini bertugas untuk memimpin dan mengawasi kinerja tenaga operasional. Karena salah satu tugasnya mengawasi karyawan, manajemen tingkat pertama bekerja menggunakan keterampilan teknikal dan kemampuan komunikasi.

Di Hari ke Tiga pada tanggal 05 april 2021 Coach Andre Haryanto melakukan pemantapan materi melalui Ngobrol Santay melalui Google meet antusiasme peserta dari berbagai daerah menyampaikan pendapatkanya dimalam tersebut dan diakhiri dengan pembagian tugas kepada seluruh peserta tanpa kecuali, karena dalam pendidikan ini walapun peserta dengan berbagai latar belakang pendidikan yang berbeda dari strata S1,S2 dan S3 tetap menjalankan tugas secara profesional untuk mencapai kompetensi yang diharapkan, Peserta pelatihan ini akan mendapatkan sertifikat dari AR Learing Center.

Selain itu peserta pelatihan juga bisa mengikuti tugas-tugas setelah selesai mendapatkan materi pelatihan yang dilaksanakan mulai hari Rabu sampai Jumat tanggal 2 s.d 7 April 2021 tugas-tugas untuk mendapatkan 5 sertifikasi Gelar Non Akaademik Certified Manager & Coordinator (C.MGR) dari AR Learing Center yang juga bisa disetarakan dengan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan bisa digunakan sebagai gelar seperti gelar-gelar pendidikan lainnya.

Kegiatan ini adalah sebagian contoh yang dapat diperoleh dalam kegiatan pelatihan dan sertifikasi Certified Manager ( CMGR ) yang dilaksanakan pada hari Jumat s.d Rabu ( 02-07/04/2021) Angkatan ke dua Tahun 2021 melalui WhatsApp Group dan Google Meet dengan jumlah peserta 50 orang dari berbagai daerah se indonesia. (Frm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed